Membangun Sistem Pengembangan SDM Unggul Di Perusahaan

30/08/2021 08:42:56

Untuk mengubah kedudukannya dari mampu Bertahan menjadi Unggulan, Organisasi harus bisa membangun kapabilitas internalnya meliputi Proses Kerja, Teknologi dan SDM Unggul. Salah satu strategi penting dalam menciptakan keunggulan organisasi adalah memiliki sistem pengembangan SDM yang tidak terbatas pada kegiatan pelatihan semata, namun meliputi penyebaran pengetahuan (transfer knowledge) dalam bentuk solusi-solusi praktis yang membantu karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Dua hal utama dalam membangun Sistem Pengembangan SDM:

1.   Prinsip Belajar Bagi Orang Dewasa

Secara garis besar proses belajar bagi orang dewasa seyogyanya bersifat seumur hidup.  Orang dewasa  diharapkan belajar tidak terbatas untuk kepentingan penyelesaian tugas  di depan mata, melainkan untuk mencapai tujuan-tujuan dalam hidupnya, diantaranya karir dan cita-cita.  Dalam belajar, orang dewasa diharapkan mampu fokus pada hal spesifik namun dirangkaikan dalam konteks yang lebih besar. Orang dewasa belajar untuk memperoleh inspirasi, sehingga pemberian pengetahuan satu arah saja tidak cukup. Iia membutuhkan media diskusi dan aktivitas yang menantang.

Charles Jennings menetapkan strategi belajar orang dewasa sebagai berikut:

·         Lebih banyak mengangkat pengalaman (setidaknya 70% dari total belajar)

·         Berdiskusi dengan komunitas atau role model (setidaknya 20% dari total belajar)

·         Belajar mandiri (kurang lebih 10% dari total belajar)

 

2.   Learning Management System sebagai media belajar yang tepat bagi orang dewasa

 

Learning Management System (LMS) adalah sistem pembelajaran yang dirancang bagi individu untuk belajar secara dewasa. LMS memberikan kesempatan seseorang untuk secara mandiri memanfaatkan teknologi digital dalam mengakses materi belajar, bertanya kepada para ahli yang berpengalaman, berdiskusi dengan kelompok/komunitas dan mengevaluasi kemajuan hasil belajarnya.

 

Beberapa prinsip dalam membangun LMS:

  • Sistem belajar memudahkan karyawan untuk belajar setiap saat sesuai kebutuhannya. Prinsip on touch screen merupakan kunci dalam menciptakan kemudahan tersebut.
  • Materi-materi belajar dikemas secara praktis dan terhubung dengan permasalahan teknis maupun non-teknis yang dialami karyawan di tempat kerjanya. 
  • Pembuat materi harus terampil dalam menjadikan materi lengkap ke dalam bentuk potongan-potongan (chunk) belajar yang padat dan menarik untuk dipelajari.
  • Dalam menyusun materi tersebut, sebisa mungkin mengangkat pengetahuan dari para talent sehingga terjadi transfer of knowledge
  • Meskipun dikelola dalam bentuk potongan (chunk), penting bagi karyawan untuk melihat benang merah dari setiap hasil belajarnya. Keberadaan mentor merupakan elemen penting bagi karyawan untuk berdiskusi dan mencari solusi bagi pengembangan dirinya.
  • Tersedia media untuk berinteraksi dengan sesama karyawan dan/atau narasumber eksternal. Hal ini berguna untuk membangun keterbukaan dalam menerima masukan, bertukar pengalaman, dan membentuk kepercayaan diri.
  • Evaluasi kemajuan belajar meliputi evaluasi langsung (real time) dari karyawan terhadap materi yang ada; evaluasi lingkungan terhadap kemajuan karyawan; dan evaluasi dalam bentuk pengukuran khusus (contoh: Assessment Centre). 
  • Hasil evaluasi tersebut dihubungkan dengan data sekunder lain seperti perkembangan penilaian kinerja dan kemajuan karir.

Membentuk SDM yang berkualitas merupakan proses berkesinambungan untuk menjamin kelangsungan organisasi melalui ketersediaan SDM Unggul.

Menguasai   prinsip belajar orang dewasa dan menterjemahkannya ke dalam sistem pembelajaran yang tepat sasaran merupakan kunci dalam mengembangkan SDM yang sesuai dengan visi, misi, nilai dan strategi bisnis organisasi.

Keunggulan organisasi tercermin dari sikap kerja dan keterampilan  para karyawannya. 

Tags : SDM, Assessment, Management, Leadership, Training

Artikel Selanjutnya : Membangun Organisasi Dari Bertahan Menjadi Unggulan

Artikel Sebelumnya


Komentar




Ada satu hal yang tetap lebih penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan melebihi metode-metode cemerlang, yakni kemauan keras untuk menemukan kebenaran, apapun itu

EVENTS


ARTICLE'S TAGS

Partnership Inovasi Assessment Training SDM Leadership Management